Samarinda — Griya Abhipraya "Kesah Etam" Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Samarinda kembali melaksanakan panen lanjutan ikan nila sebagai bagian dari keberlanjutan program ketahanan pangan berbasis kemandirian. Panen kedua ini menunjukkan peningkatan dari segi jumlah dan kualitas hasil, yang tidak terlepas dari evaluasi serta penyempurnaan metode budidaya, mulai dari pengelolaan pakan, pemantauan kualitas air, hingga teknik pemeliharaan yang lebih efektif.
Kegiatan panen melibatkan jajaran pegawai Bapas Samarinda yang secara konsisten mengikuti proses budidaya sejak tahap penebaran benih hingga panen. Selain itu, program ini tetap dimanfaatkan sebagai sarana pembimbingan bagi klien pemasyarakatan, dengan memberikan pengalaman langsung dalam budidaya perikanan sebagai bekal keterampilan yang bermanfaat saat kembali ke masyarakat.
Kepala Bapas Kelas I Samarinda, M. Ilham Agung Setyawan, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi indikator positif atas konsistensi program yang dijalankan. Ke depan, Bapas Samarinda berkomitmen untuk terus meningkatkan produktivitas melalui perluasan kolam dan inovasi budidaya, sehingga program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga memperkuat pembimbingan kemandirian yang berkelanjutan.