Samarinda, (05/12/2025) — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Samarinda bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan fokus pada penguatan kemampuan individu melalui tema “Membangun Mekanisme Koping Diri”. Kegiatan ini diikuti oleh klien pemasyarakatan serta jajaran pegawai Bapas Samarinda.
Kepala Bapas Samarinda, M. Ilham Agung Setyawan, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen Bapas dalam meningkatkan kualitas pembimbingan klien.
“Pembimbingan tidak hanya berkaitan dengan aturan dan kewajiban, tetapi juga penguatan kemampuan diri dalam menghadapi berbagai tantangan. Edukasi seperti ini menjadi bekal penting bagi klien untuk menjalani kehidupan yang lebih sehat dan produktif,” ujarnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Tim Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNP Kalimantan Timur), Dra. Risma Togi M. Silalahi, M.Si. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya pembekalan keterampilan koping sebagai salah satu pendekatan preventif yang efektif.
“Kami sangat mengapresiasi sinergi dengan Bapas Samarinda. Pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dilakukan secara simultan, mulai dari edukasi, pembinaan mental, hingga pemberdayaan masyarakat. Pendekatan koping diri ini sangat relevan untuk membantu individu menghadapi tekanan tanpa memilih jalan yang salah,” jelasnya.
Sesi materi diberikan oleh Niki Mijilputri, M.Psi., Psikolog, yang memaparkan strategi membangun mekanisme koping diri secara konstruktif. Materi mencakup pengenalan stresor, teknik mengelola emosi, serta langkah-langkah praktis untuk menghindari perilaku berisiko, termasuk penyalahgunaan narkoba.
Ia menegaskan bahwa keterampilan koping merupakan kemampuan yang dapat dilatih dan dikembangkan. “Ketika seseorang mampu memahami emosinya dan mengelola stres dengan tepat, risiko untuk terlibat dalam perilaku maladaptif akan berkurang,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Bapas Samarinda berharap klien pemasyarakatan memperoleh pemahaman yang lebih kuat mengenai pentingnya ketahanan diri. Bapas Kelas I Samarinda dan BNNP Kalimantan Timur berkomitmen melanjutkan kerja sama dalam program edukatif dan preventif demi menciptakan lingkungan sosial yang lebih sehat dan bebas narkoba.