Samarinda – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Samarinda melaksanakan kegiatan aksi sosial yang dilanjutkan dengan bimbingan kepribadian bagi Klien Pemasyarakatan sebagai bagian dari upaya pembimbingan yang berorientasi pada penguatan karakter dan peningkatan kepedulian sosial. Kegiatan ini diikuti oleh Klien Pemasyarakatan dengan pendampingan Pembimbing Kemasyarakatan.
Kegiatan diawali dengan aksi sosial yang dilaksanakan di lingkungan sekitar Bapas Samarinda sebagai bentuk implementasi nilai kepedulian dan tanggung jawab sosial. Melalui kegiatan tersebut, para klien diajak untuk berkontribusi secara positif dalam kehidupan bermasyarakat sekaligus menumbuhkan sikap disiplin, empati, dan semangat gotong royong. Aksi sosial ini juga menjadi sarana bagi klien untuk membangun kembali kepercayaan diri serta memperkuat hubungan yang harmonis dengan lingkungan sekitar.
Setelah pelaksanaan aksi sosial, kegiatan dilanjutkan dengan bimbingan kepribadian yang menghadirkan narasumber Ketua Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Samarinda, Ibu Ayunda Ramadhani, M.Psi., Psikolog. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan materi mengenai pentingnya mengenali potensi diri, mengelola emosi secara sehat, membangun pola pikir positif, serta meningkatkan kemampuan beradaptasi dalam kehidupan sosial.
Ayunda Ramadhani menjelaskan bahwa perubahan perilaku yang positif memerlukan komitmen dan kesadaran dari dalam diri setiap individu. Menurutnya, kemampuan mengendalikan diri dan memahami konsekuensi dari setiap tindakan menjadi modal penting bagi klien untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Bapas Kelas I Samarinda, M. Ilham Agung Setyawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembimbingan yang bertujuan membentuk pribadi klien yang lebih bertanggung jawab, mandiri, dan siap menjalani reintegrasi sosial. Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk kalangan profesional di bidang psikologi, menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas layanan pembimbingan bagi Klien Pemasyarakatan.
"Melalui kegiatan aksi sosial dan bimbingan kepribadian ini, kami berharap klien pemasyarakatan tidak hanya memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial, tetapi juga mampu membangun karakter yang lebih baik sebagai bekal untuk kembali menjadi anggota masyarakat yang produktif dan taat hukum," ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari para peserta. Diharapkan melalui pembimbingan yang berkesinambungan, Klien Pemasyarakatan dapat semakin siap menjalani proses reintegrasi sosial serta mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat.